I can still recall our last summer
I still see it all
In the tourist jam, round the Notre Dame
Our last summer
Walking hand in hand
(ABBA – Our Last Summer)
Tiap manusia pasti punya passion *aduh, apa padanan Bahasa Indonesianya ya?* sendiri. Ada yang passion terbesarnya di musik sehingga bisa panik dan marah setengah mati kalau gitar dan pianonya tergores dikit, tapi adem ayem waktu pacarnya jatuh dari motor. Ada yang passion terbesarnya di politik, jadinya kalau ngomongin soal politik, politikus tenar aja mulutnya kalah berbusa. Oke, udah mulai lebai. Revenons à nos moutons. Kembali ke laptop jalan yang benar.
Kalau aku, passion terbesarku ada di language. Langue. Bahasa. Oke, mungkin itu cukup menjelaskan kenapa aku mantap meminang milih jurusan Bahasa & Kebudayaan. Mungkin kalau masuk Psikologi, Komunikasi, atau HI *yang merupakan incaran kebanyakan temanku selama SMA*, think I’d still survive. Tapi lain halnya kalau aku masuk Manajemen atau Akuntansi. Aku liat banyak banget angka dalam satu halaman aja udah langsung migrain *ini serius*, gimana mau bertahan di sana, coba?





